Monitoring lapangan bersama POPT, PPL, serta gapoktan Karya Tani Bersama di desa Rawagempol Wetan, Kecamatan Cilamaya Wetan. Ditemukan gejala serangan OPT penggerek batang intensitas serangan 5,5% dengan instar larva 1-3 serta Wereng Batang Cokelat pada fase nimfa instar 1-2 dengan populasi 1,5 ekor/rumpun. Rekomendasi pengendalian yang dapat dilakukan untuk penggerek batang, jika telah melampaui batas ambang pengendalian (12%) maka dapat dilakukan pengendalian dengan menggunakan insektisida kimiawi dengan kaidah 6 tepat. Sedangkan, WBC dapat dilakukan pengendalian dengan menggunakan Agensia Hayati (Beauveria bassiana). Kesimpulan, waspada peningkatan intensitas serangan penggerek batang padi dan populasi WBC.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pengamatan Pertanaman Desa Rawagempol Wetan Cilamaya Wetan
Monitoring lapangan bersama POPT, PPL, serta gapoktan Karya Tani Bersama di desa Rawagempol Wetan, Kecamatan Cilamaya Wetan. Ditemukan gejal...
-
Kunjungan Tim kementrian Pertanian dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat dalam rangka persiapan Panen Raya.
-
Monitoring hama dan penyakit oleh PPL bersama dengan POPT di kelompok tani Sri Mulya 2 Desa Tegalsari, Cilamaya Wetan. Monitoring dilakukan ...
-
Rapat dua mingguan Senin, 22 Februari 2021 UPTD Pengelolaan pertanian Cilamaya Wetan. Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Pengelo...




Tidak ada komentar:
Posting Komentar