Monitoring lapangan bersama POPT, PPL, serta gapoktan Karya Tani Bersama di desa Rawagempol Wetan, Kecamatan Cilamaya Wetan. Ditemukan gejala serangan OPT penggerek batang intensitas serangan 5,5% dengan instar larva 1-3 serta Wereng Batang Cokelat pada fase nimfa instar 1-2 dengan populasi 1,5 ekor/rumpun. Rekomendasi pengendalian yang dapat dilakukan untuk penggerek batang, jika telah melampaui batas ambang pengendalian (12%) maka dapat dilakukan pengendalian dengan menggunakan insektisida kimiawi dengan kaidah 6 tepat. Sedangkan, WBC dapat dilakukan pengendalian dengan menggunakan Agensia Hayati (Beauveria bassiana). Kesimpulan, waspada peningkatan intensitas serangan penggerek batang padi dan populasi WBC.
BPP KECAMATAN CILAMAYA WETAN
Kamis, 08 April 2021
Monitoring OPT Desa Tegalwaru Cilamaya Wetan
Prinsip dasar pengendalian hama terpadu (PHT)
Pengolahan Hasil Pangan "Simping Kencur" Desa Tegalsari Cilamaya Wetan
Salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia adalah dengan menyediakan teknologi pengolahan hasil pertanian.Teknologi pengolahan merupakan teknologi yang dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya simpan produk-produk hasil pertanian.
Produk pengolahan hasil pertanian ini dapat merupakan produk akhir yang siap dikonsumsi ataupun sebagai produk bahan baku industri lainnya.Produk-produk hasil pertanian memiliki sifat yang mudah rusak dan daya simpan yang relatif singkat sehingga perlu dilakukan penerapan teknologi pengolahan hasil pertanian.
Koperasi wanita Berkah Mandiri Desa Tegalsari, Cilamaya wetan membuat produk olahan pangan yang siap dikonsumsi.salah satunya yaitu simping kencur,yang diproduksi sejak lama dan turun temurun.
Simping merupakan kudap yang terbuat dari tepung tapioka,terigu ditambah bumbu penyedap serta aneka rasa dari rempah (seperti kencur) dan buah buahan.Bentuknya berupa lembaran pipih,bundar dan tipis.
#SimpingKencur
#KoperasiWanitaBerkahMandiri
#DesaTegalsari
Kamis, 25 Maret 2021
Monitoring OPT
Monitoring hama dan penyakit oleh PPL bersama dengan POPT di kelompok tani Sri Mulya 2 Desa Tegalsari, Cilamaya Wetan. Monitoring dilakukan pada pertanaman padi berumur 30 HST. Hasilnya, ditemukan gejala serangan penggerek batang dengan intensitas serangan sekitar 5,4% (Larva instar 1-3) serta ditemukan populasi WBC 2- 6 ekor/rumpun Nimfa instar 1-2 dan musuh Alami lycosa 0.2, phaederus 0.33. Dan akan terus dilakukan pengamatan secara intensif untuk itu Waspada peningkatan serangan penggerek batang dan populasi Wereng Batang Cokelat.
Senin, 22 Februari 2021
Rapat 2 Mingguan
Rapat dua mingguan
Monitoring Banjir
Senin, 22 Februari 2021
Minggu, 02 Februari 2020
Hamparan Sawah Cilamaya Wetan
Pengamatan Pertanaman Desa Rawagempol Wetan Cilamaya Wetan
Monitoring lapangan bersama POPT, PPL, serta gapoktan Karya Tani Bersama di desa Rawagempol Wetan, Kecamatan Cilamaya Wetan. Ditemukan gejal...
-
Kunjungan Tim kementrian Pertanian dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat dalam rangka persiapan Panen Raya.
-
Monitoring hama dan penyakit oleh PPL bersama dengan POPT di kelompok tani Sri Mulya 2 Desa Tegalsari, Cilamaya Wetan. Monitoring dilakukan ...
-
Rapat dua mingguan Senin, 22 Februari 2021 UPTD Pengelolaan pertanian Cilamaya Wetan. Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Pengelo...
























